Labels

Followers

Sabtu, 07 Mei 2011

Resep Membuat Teri Balado

Bagi sahabat umi yang suka makanan sederhana tapi punya sensasi rasa yang mewah silahkan mencoba membuat teri balado. Cara buatnya mudah tinggal ikuti resep dibawah ini.


Bahan untuk membuat teri balado :
  • 200 gram teri tawar.
  • 50 ml air.
  • 1 papan pete, di iris serong tanpa dibuang kulitnya.
  • 2 buah jeruk limau, peras dan ambil airnya.
  • Minyak secukupnya, untuk menumis dan menggoreng.
Bahan bumbu yang kemudian ditumbuk kasar :
  • 100 gram cabai merah.
  • 8 buah bawang merah.
  • 1 buah tomat rebus.
  • 1 sendok teh garam.
Cara membuat teri balado :
  • Cuci bersih teri lalu tiriskan.
  • Goreng teri hingga matang kemudian diangkat dan sisihkan.
  • Tumis pete yang telah di iris bersama dengan bumbu yang telah ditumbuk hingga harum dan tambahkan air lalu aduk hingga mendidih.
  • Masukkan teri goreng dan aduk sampai rata.
  • Tambahkan air jeruk limau kemudian aduk kembali hingga benar-benar rata.
  • Angkat dan berikan sedikit hiasan daun kemangi di atasnya.
Teri baladonya sudah siap dihidangkan untuk suami dan anak-anak tercinta. Selamat mencoba..
Continue Reading »

Jumat, 06 Mei 2011

Keutamaan Bersiwak Sesuai Sunnah

Siwak adalah sunnah rasulullah saw. yang mungkin sering kita tinggalkan, padahal banyak diterangkan dalam hadits tentang keutaman dan manfaat memakai siwak ini.


Arti siwak secara syari’at adalah menggosok gigi dan sekitarnya dengan sesuatu yang kasar [paling utama memakai kayu arak] yang mana bisa mengangkat kotoran yang ada di giginya.

• Keutamaan siwak, sebagaimana dijelaskan oleh baginda Rasulallah SAW :

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : (( لَوْلَا اَشُقَّ عَلَى اُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِا السِوَاكِ عِنْدَ كٌلِّ صَلَاة )) وفي رواية (( مَعَ كُلِّ وٌضُوء )). رواية البخاري و مسلم.

Bersabda Rasulallah SAW : “ Kalau tidak memberatkan pada umatku maka aku akan perintahkan mereka untuk memakai siwak setiap kali akan melaksanakan sholat ”[riwayat Al Bukhory dan Muslim], didalam riwayat lain “ Setiap kali akan berwudhu’ “

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : ((السِوَاك مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ, مَرْضَاةٌ للرَّبِّ, ومَجْلَاةُ للبَصَرِ)) وفي رواية ((مبغض للشيطان)) رواية البخاري.

Bersabda Rasulallah SAW : “ Siwak itu adalah pembersih mulut, dan di siwak itu ada keridho’an ALLAH SWT, dan dapat menerangkan penglihatan ” [riwayat Al Bukhory],didalam riwayat lain “ dan di siwak itu ada kebencian syaithan ”.

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : ((رَكْعَتَانِ بِسِوَاكِ خَيْرٌ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةً بِغَيْرِ سِوَاك)) رواية ابو نعيم و الدارقطني.

Bersabda Rasulallah SAW : “ Sholat dua raka’at menggunakan siwak lebih baik daripada sholat tujuh puluh raka’at tanpa memakai siwak “ [riwayat Daarul Quthni].

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : ((فَضْلُ الصَلَاةِ بالسِوَاكِ عَلَى الصَلَاةِ بِغَيرِ سِوَاكِ سَبْعِينَ ضِعْفًا)) رواية أحمد و اين خزيمة و الحاكم.

Bersabda Rasulallah SAW : “ Keutamaan sholat memakai siwak atas sholat yang tidak memakai siwak, tujuh puluh kali lipatnya “ [riwayat Ahmad , dan Ibn Khuzaimah, dan Al Hakim].

Para Ulama menjelaskan tentang faedah memakai siwak diantaranya :
  • Didalamnya terdapat keridhoan ALLAH SWT.
  • Menjadikan fasih dalam membaca dan berbicara.
  • Menguatkan akal ingatan dan hafalan, menambah kecerdasan akal.
  • Menerangkan mata.
  • Mempermudah dan meringankan rasa sakit ketika proses sakaratul maut.
  • Memperlambat penuaan, memperlambat tumbuhnya uban.
  • Melipat gandakan pahala.
  • Mewangikan baunya mulut.
  • Menghilangkan kuning di gigi.
  • Membersihkan tenggorokan.
  • Memutihkan gigi.
  • Mewariskan kekayaan dan kemudahan dalam segala urusan.
  • Menghilangkan rasa sakit di kepala dan keringat kepala.
  • Membersihkan hati.
  • Menyehatkan pencernaan makanan dan menguatkannya.
  • Menguatkan gusi.
  • Menghilangkan lendir.
  • Yang utama juga menjadikannya dapat menyebutkan dua kalimat syahadat ketika naza’ di akhir hayat.
Sedangkan hukum bersiwak adalah sunnah den lebih di ta’akad (pentingkan lagi) sunnah kita memakai siwak ketika ingin berwudhu’, sholat, dan pada saat ingin membaca Al Qur’an , masuk ke rumah, menjelang tidur, setelah bangun tidur dan apabila ada yang kotor di mulut kita.

Moga kita termasuk orang yang mencintai sunnah rasulullah saw. sehingga mendapatkan syafaatnya di hari akhirat dimana harta dan kemuliaan dunia tidak lagi memberikan manfaat.
Continue Reading »

Kamis, 05 Mei 2011

Faktor Penyebab Terjadinya Keputihan

Faktor penyebab terjadinya keputihan penting untuk para wanita ketahui karena keputihan akan mengganggu aktifitas sehari-hari anda.


Keputihan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur vulva atau vagina. Hal ini akan menyebabkan daerah kewanitaan mengeluarkan bau yang tak sedap, keluar cairan berwarna putih kekuningan, gatal, rasa terbakar bahkan hingga menjadi bengkak.

Jika keputihan tidak segera ditangani maka bisa membuat wanita menjadi sulit berjalan, merasa sakit saat buang air kecil dan mersa sakit bila melakukan hubungan seks. Sebagian besar wanita pernah mengalami keputihan, tak jarang penyakit ini sering membuat kaum hawa menjadi cemas dan panik, apalagi bagi wanita yang baru pertama kali mengalaminya.

Jamur yang menyebabkan terjadinya keputihan adalah jamur Candida. Sebenarnya jamur ini telah ada disetiap wanita, namun dalam jumlah yang hanya sedikit dan tidak membahayakan kesehatan. Bila kondisi Anda sedang sehat, jamur ini tidak akan pernah menjadi penyebab keputihan, hal tersebut karena sistem kekebalan tubuh mampu untuk mencegah terjadinya infeksi. Namun, jika sistem kekebalan tubuh sedang lemah, maka akan lebih mudah bagi jamur Candida untuk tumbuh dan menimbulkan penyakit untuk Anda.

Faktor yang bisa memicu keputihan antara lain adalah penggunaan antihistamin, penyakit diabetes, kehamilan, stres, serta bahan-bahan kimia yang terkandung di sabun atau detergen.
Continue Reading »

Rabu, 04 Mei 2011

Resep Membuat Serabi Kuah Durian

Resep membuat serabi kali ini berbeda dengan yang lain yaitu memakai kuah durian. Menjadikan rasa serabi makin mantap mengugah selera. Bagi yang mau coba silahkan ikuti resep dibawah ini :


Bahan serabi :
  • Tepung terigu protein sedang 200 gram
  • Santan sebanyak 400 ml dari 1/2 butir kelapa
  • Esen durian sebanyak 1/2 sendok teh
  • Telur ayam 1 butir
  • Garam secukupnya
Kuah durian :
  • Daging buah durian, 50 gram
  • Gula merah 200 gram
  • Gula pasir 50 gram
  • Santan, 750 ml dari 1/2 butir kelapa
  • Garam secukupnya
Cara membuat serabi :
  • Kocok telur hingga rata. Tambahkan terigu, aduk rata.
  • Tuang santan sedikit, uleni hingga adonan tidak lengket.
  • Tambahkan semua santan, aduk rata.
  • Masukkan terigu, garam dan esen durian, aduk rata. Diamkan adonan selama 30 menit.
  • Panaskan wajan tanah liat hingga berasap dan oles denga sedikit minyak.
  • Tuang 1 sendok sayur adonan dan diamkan hingga adonan bergelembung.
  • Tutup wajan dan masak hingga matang kemudian diangkat.
Cara membuat kuah durian :
  • Campur semua bahan kecuali durian kemudian masak hingga mendidih dan gula larut.
  • Angkat dan saring.
  • Tambahkan durian dan rebus kembali hingga mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah. Angkat.
  • Sajikan serabi dengan kuah durian.
Resep membuat serabi kuah durian untuk 12 buah.
Continue Reading »

Selasa, 03 Mei 2011

Waktu Ketika Doa Terkabulkan

Waktu untuk berdoa dapat dilakukan disetiap kesempatan, namun ada beberapa waktu yang Allah swt. berikan keutamaan didalamnya sehingga doa yang dipanjatkan akan terkabulkan.


Allah Ta’ala berfirman dalam sebuah hadits qudsi :

يا ابن آدم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان منك ولا أبالي

“Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: ‘Hadits hasan shahih’)

Diantara waktu yang mustajab untuk berdoa adalah :

Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir

Allah Ta’ala mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir. Allah Ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُون

“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)

Ketika berbuka puasa

ثلاث لا ترد دعوتهم الصائم حتى يفطر والإمام العادل و المظلوم

‘”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405)

Di antara adzan dan iqamah

الدعاء لا يرد بين الأذان والإقامة

“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212,)

Ketika sedang sujud dalam shalat

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

أقرب ما يكون العبد من ربه وهو ساجد . فأكثروا الدعا

“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim, no.482)

Di hari Jum’at

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة ، فقال : فيه ساعة ، لا يوافقها عبد مسلم ، وهو قائم يصلي ، يسأل الله تعالى شيئا ، إلا أعطاه إياه . وأشار بيده يقللها

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)

Adapun waktunya adalah :

هي ما بين أن يجلس الإمام إلى أن تقضى الصلاة

“Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai” (HR. Muslim, 853 dari sahabat Abu Musa Al Asy’ari Radhiallahu’anhu).

يوم الجمعة ثنتا عشرة يريد ساعة لا يوجد مسلم يسأل الله عز وجل شيئا إلا أتاه الله عز وجل فالتمسوها آخر ساعة بعد العصر

“Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar” (HR. Abu Daud, no.1048 dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu)

Ketika turun hujan

ثنتان ما تردان : الدعاء عند النداء ، و تحت المطر

“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534,)

Ketika Hari Arafah

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خير الدعاء دعاء يوم عرفة

“Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi, 3585)
Continue Reading »

Senin, 02 Mei 2011

Resep Membuat Pisang Molen Bandung

Resep membuat pisang molen bandung dapat anda buat dengan mudah dengan mengikuti resep dibawah ini :


Bahan pisang molen bandung adonan pertama :
  • 100 g tepung terigu Cakra Kembar
  • 1 sdm minyak sayur
  • 40 g mentega
  • 45 g margarin
Bahan pisang molen bandung adonan kedua :
  • 200 g tepung terigu Cakra Kembar
  • 35 g gula bubuk
  • 1 sdm tepung kaster
  • 80 ml air
  • 80 g margarin
Isi pisang molen bandung :
  • 6 buah pisang Raja, kupas, potong-potong 5 cm
Olesan pisang molen bandung :
  • 2 kuning telur, kocok
Cara membuat pisang molen bandung :
  • Adonan pertama diaduk semua bahan dengan palet plastik hingga terbentuk butiran-butiran kecil.
  • Aduk kembali dengan tangan hingga benar-benar rata. Bulatkan adonan. Istirahatkan selama 30 menit.
  • Adonan kedua dicampur semua bahan kering menjadi satu dalam mangkuk besar, buat lubang di tengahnya.
  • Tuangkan air dan margarin, aduk dengan palet plastik hingga berbutir kecil.
  • Aduk kembali dengan tangan hingga rata. Istirahatkan selama 30 menit.
  • Gilas adonan A hingga berukuran 10x15x1/2 cmmm.
  • Gilas adonan B hingga berukuran 20x30x1/2 cm.
  • Taruh adonan A di tengah adonan B, lipat bentuk amplop. Gilas berukuran 20x30x1/2 cm.
  • Lipat saling bertumpu menjadi 3 bagian. Istirahatkan selama 30 menit. Gilas kembali hingga berukuran 20x30x1/2 cm. Ulangi proses ini dua kali. Potong-potong adonan ukuran 4×5 cm.
  • Isi tiap adonan dengan sepotong pisang. Lipat bentuk segi empat.
  • Taruh di atas loyang datar bersemir mentega. Olesi permukaannya dengan kuning telur.
  • Panggang dalam oven panas 180 C selama 35 menit hingga kuning kecokelatan.
  • Kemudian diangkat dan siap dihidangkan.
  • Resep dibuat untuk 14 buah.
Continue Reading »

Minggu, 01 Mei 2011

Adab Berhias Sesuai Sunnah

Adab berhias sesuai sunnah adalah panduan berhias bagi muslimah agar tetap cantik dzahir dan bathin dengan tuntunan sunnah nabi muhammad saw.


  • 10 perkara dari sunnah kebersihan : Memotong kumis, memanjangkan janggut, bersiwak, gurah (menghirup air kehidung lalu mengeluarkannya), membersihkan celah-celah jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, beristinja` dengan air dan berkumur. (H.R. Bukhari)
  • Wanita dilarang berpakaian seperti laki-laki
  • Tidak diperbolehkan mencukur sebagian rambut saja (dipuncung atau dijambul) dan membiarkan sebagian rambut lainyya walaupun kepada anak-anak (H.R Bukhari, Tirmizi dan Nasa`I).
  • Disunnahkan menyisir rambut dengan tangan kanan (H.R Muslim)
  • Tidak diperbolehkan sama sekali mencabut uban, walaupun hanya satu helai. Baik dari rambut ataupun janggut (H.R Muslim, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu majah ).
  • Diperbolehkan menyemir rambut atau janggut dengan warna selain dari warna hitam
  • Wanita dibolehkan mewarnai kukunya dengan henna / inai
  • Diharamkan mencukur alis, membuat tahi lalat palsu, membuat tato, dan mengikir gigi.
  • Tidak boleh memanjangkan kuku, karena akan menjadi tempat bersarangnya syetan.
  • Wanita diharamkan berhias keluar rumah dan menarik hati laki-laki yang bukan mahramnya.
Continue Reading »