Labels

Followers

Tampilkan postingan dengan label Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2011

Khasiat Madu Sebagai Obat Segala Penyakit | Tips Pengobatan dalam Islam


Dewasa ini Khasiat Madu Sebagai Obat Segala Penyakit tidak perlu diragukan lagi, Dunia kedokteran modern saat ini telah menetapkan selain sebagai makanan madu juga berfungsi sebagai obat yang dapat menyembuhkan banyak penyakit. Diantara lain penyakit yang dapat disembuhkan dengan madu adalah : penyakit luka-luka (al-juruh), penyakit saluran pernafasan bagian atas, pilek, penyakit-penyakit usus (al-ri�ah), penyakit-penyakit hati, lambung, penyakit jantung (al-kabidi), penyakit kulit dan mata, madu juga dapat mengobati penyakit sariawan (al-hassaiyah), menormalkan tekanan darah, penyakit ginjal, mencegah penuaan, kolesterol, kerontokan rambut, kencing batu, rematik dan madu juga dapat membunuh kuman-kuman. Serta sekarang ini banyak yang memakai madu untuk obat jerawat.

Gambar Madu adalah Obat dari Segala Penyakit dan dianjurakan dalam pengobatan islam
 Gambar Madu adalah Obat dari Segala Penyakit
Allah berfirman tentang khasiat madu sebagai obat :
�Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.� (Qs an-Nahl:69)
�Sesungguhnya, perumpamaan orang mukmin seperti lebah, ia makan hal-hal yang baik (sari bunga), memberikan madu dengan cara yang baik, dan hinggap dengan cara yang baik, maka ia tidak menyebabkan patah dan tidak pula merusak.� (Hr Ahmad)

Dan diperkuat dengan sabda Rasulullah yang menyatakan bahwa madu sebagai obat:
�Hendaklah kalian melakukan penyembuhan yaitu dengan madu dan Al-qur�an.�(Hr Ibnu Majah)

Berbagai jenis enzim terdapat dalam madu, diantaranya adalah diastase, invertase, katalase, peroksidase dan lipase. Madu adalah jenis makanan alami yang paling tinggi kadar enzimnya. Enzim-enzim katalase berperan memecahkan peroksida, suatu ransum limbah metabolisme (radikal bebas) yang mempercepat proses ketuaan.

Manfaat atau khasiat madu antara lain :
  1. Mudah diserap (diabsorpsi) oleh usus
  2. Memberikan kekuatan (energi), yang dalam satu kilogram madu dapat memberikan 3.250 kalori.
  3. Tidak merobek dinding-dinding bagian dalam dari alat-alat pencernaan.
  4. Mempunyai pengaruh secara alamiah melalui proses perlahan-lahan sehingga membantu selama penyembuhan berbagai penyakit-penyakit dalam tubuh.

Madu juga lebih aman untuk digunakan dibanding obat yang mengandung bahan kimia, serta termasuk dalam natural health foods. Bahkan dari berbagai negara yang paling gemar mengkonsumsi madu adalah masyarakat Jerman Barat dan Swiss. Dan terbukti kedua Negara memiliki rata-rata umur penduduk yang paling tinggi.

Continue Reading »

HabbatusSauda Obat Segala Penyakit | Tips Kesehatan dalam Islam

Habbatussauda (Nigella sativa Linn.) atau Jintan hitam adalah rempah-rempah yang dapat digunakan sebagai tanaman obat. Rempah ini berbentuk butiran biji berwarna hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas oleh masyarakat India, Pakistan, dan Timur Tengah untuk mengobati berbagai macam penyakit. Jenis tanaman ini telah disebut-sebut sebagai tanaman obat dalam perkembangan awal agama Islam. (Wikipedia)

Gambar HabbatusSauda sebagai obat segala penyakit dan dianjurkan dalam Islam
 Gambar HabbatusSauda sebagai obat segala penyakit dan dianjurkan dalam Islam

Berikut hadits Rasulullah SAW dan pernyataan cendikiawan muslim dalam bidang kedokteran tentang khasiat habbatussauda atau jintan hitam :

�Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian� {HR Bukhori dan Muslim}

Ibnu Sina � Habbatussauda merangsang tenaga dan membantu memulihkan kepenatan dan semangat. (Buku Ibnu Sina �Canon of Medicines�)

Ibnu Qayyim � Habbatussauda dapat membantu memulihkan penyakit seperti batuk, �bronchitis�, masalah perut, cacingan, masalah kulit seperti jerawat, sakit senggugut dan haid, menambah aliran air liur dan sebagainya. (Buku Ibnu Qayyim �Medicine of the Prophet�)

Berikut Kandungan Habbatussauda atau Jintan Hitam :

  1. Oleat (Omega 9), Linoleat (Omega 6), Linolenat (Omega 3)
  2. Minyak-minyak volatile atau minyak esensial
  3. Fitosterol
  4. Alkaloid (Nigelleine dan Nigellamine-n-oxide)
  5. Asam-asam Amino
  6. Jika dicampur dengan ginseng bersungsi sebagai adaptagon untuk menormalkan fungsi organ tubuh dengan cara melancarkan peredaan darah. Ginseng juga berfungsi menguatkan vitalitas.
 Gambar Kandungan dan Khasiat HabbatusSauda atau Jintan Hitam untuk Kesehatan
 Gambar Kandungan dan Khasiat HabbatusSauda atau Jintan Hitam untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Habbatussauda atau Jintan Hitam :

1.      Menguatkan sistem kekebalan tubuh dari serangan virus, kuman dan bakteri
Dr Ahmad Elkadi (Islamabad, Pakistan) membuat kajian dan mendapatkan bahwa Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune system). Kandungan dari Habbatussauda ialah Fixed Oil (saturated dan unsaturated), Minyak-minyak Asas (sterol, thymohydroquinone, carvone, limonine, cymene), Alkaloids, Saponin dan Asid Amino.
Pada tahun 1992, Jurnal Farmasi Pakistan memuat hasil penelitian yang membuktikan volatile lebih ampuh untuk membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan dengan anti biotik seperti ampicillin dan tetrasiklin.
Pada kongres kanker internasional di New Delhi pada musim gugur yang lalu, minyak Nigella diperkenalkan ilmuan kanker Immono Biology Laboratory, dari California Selatan. "Nigella sativa dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Interferon-nya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi.

2.      Mempertahankan tubuh dari serangan kanker dan HIV aids
Hasil penelitian Prof. G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich dan laporan terpisah dari penelitian tim Dr. Basil Ali, Universitas King Faisal, Arab Saudi, serta laporan penelitian Immono Biology Laboratory, California, AS. Laporan lain menyebutkan bahwa Habbatussauda dapat menghentikan pertumbuhan sel tumor.
Keampuhan ekstrak Nigella diakui oleh Prof. G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan system kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Dengan demikian, Nigella dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti kanker dan AIDS.

3.      Meningkatkan fungsi otak
Dengan kandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3), Nigella merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Nigella juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan.
Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat ideal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan relativitas sel otak agar tidak cepat pikun.

4.      Mengatasi gangguan tidur dan stress
Unsur Sapion terdapat pada Habbaussauda mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat memengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta memengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh, dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, menghilangkan stress, dan melancarkan air susu ibu (penelitian Potchestroom, 1989).

5.      Menyembuhkan berbagai jenis penyakit pernafasan
Dapat menyembuhkan penyakit asma bronchial, bronchitis, gampang lelah, batuk kronis dan penyakit pernafasan lainnya
Minyak yang dibuat dari Nigella dapat mengisolasi dithymoquinone, minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari Volatile Nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma bronchial.

6.      Menetralkan racun dalam tubuh
Racun dapat mengganggu metabolisme dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan dan menurunkan daya konsentrasi. Nigella mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.

7.      Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri
Nigella mengandung minyak atsii dan minyak volatil yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare.

8.      Sebagai Anti Histamin & Anti Alergi
Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD pada tahun 1993, membuktikan kristal dari negellone memberi efek suppressive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin.
Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich ia melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan, 70% yang menderita alergi terhadap debu, serbuk, jerawat, dan asma sembuh setelah diberi minyak Nigella. Dalam praktiknya, DR. Schleincher memberi resep Nigella ke pasiennya yang menderita infuenza.
Demikian postingan saya tentang HabbatusSauda Obat Segala Penyakit | Tips Kesehatan dalam Islam. Semoga Bermanfaat !!!
Continue Reading »

Rabu, 16 April 2008

Daun Sirih


Kesehatan gigi secara tradisional erat kaitannya dengan daun sirih bagi orang Indonesia sudah pasti mengetahui kalau daun sirih memang mempunyai banyak khasiat khusunya dalam bidang kesehatan gigi dan mulut. Manfaat daun sirih untuk gigi memang tidak diragukan lagi dan sampai sekarang kakek dan nenek masih menggunakan daun sirih untuk membersihkan gigi ( ini pengalaman saya dikampung hehehe, mungkin kalau nenek dan kakeknya moderen sudah tidak menggunakan daun sirih lagi). Beberapa daerah menggunakan daun sirih sebagai sarana dalam ritual, dan pastinya daun sirih merupakan tanaman obat yang sangat populer.

Uraian tanaman

Tanaman merambat ini bisa mencapai tinggi 15 m. Batang sirih berwarna coklat kehijauan,berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar. Daunnya yang tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas. Panjangnya sekitar 5 - 8 cm dan lebar 2 - 5 cm. Bunganya majemuk berbentuk bulir dan terdapat daun pelindung ? 1 mm berbentuk bulat panjang. Pada bulir jantan panjangnya sekitar 1,5 - 3 cm dan terdapat dua benang sari yang pendek sedang pada bulir betina panjangnya sekitar 1,5 - 6 cm dimana terdapat kepala putik tiga sampai lima buah berwarna putih dan hijau kekuningan. Buahnya buah buni berbentuk bulat berwarna hijau keabu-abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna coklat kekuningan.


Kandungan dan manfaat

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan chavicol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan.

Kegunaan :
Batuk
Sariawan
Bronchitis
Jerawat
Keputihan
Sakit gigi karena berlubang (daunnya)
Demam berdarah
Bau mulut
Haid tidak teratur
Asma
Radang tenggorokan (daun dan minyaknya)
Gusi bengkak (getahnya)


Pemakaian Luar
Eksim
Luka bakar
Koreng (pyodermi)
Kurap kaki
Bisul
Mimisan
Sakit mata
Perdarahan gusi
Mengurangi produksi ASI
Menghilangkan gatal


Keterangan

Biasanya untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar Piper betle, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam Iubang hidung.


Peringatan

Mengunyah sirih terlalu banyak dan dalam rentan waktu yang lama telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan tenggorokan squamous cell carcinoma.

Sumber: wikipedia
Continue Reading »

Kamis, 07 Februari 2008

Obat Anti-Diabetika

Kencing manis atau penyakit gula, sudah dikenal sejak lebih kurang dua ribu tahun yang lalu. beberapa dari kita mengalami penyakit ini yang dalam dunia medis lebih dikenal dengan Diabetes Mellitus ( bahasa latih : Diabetes = penerusan; mellitus = manis).

diabetes mellitus, penyakit gula atau penyakit kencing manis, diketahui sebagai suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan menahun terutama pada sistem metabolisme karbohidrat, lemak, dan juga protein dalam tubuh. Nah beberapa dari kita pastilah mengalami kebingungan saat mengalami penyakit ini. belum lagi kalau kita ada masalah pada gigi kita, wah pertanyaan pertama yang diajukan dokter gigi pastilah menanyakan penyakit diabetes mellitus.
Bukan maksud untuk selalu menyinggung penyakit ini kalau dokter gigi menanyakannya karena pada terapi atau tindakan yang dilakukan leh dokter gigi sangatlah berhubungan dengan penyakit ini, misalkan saja kalau mau mencabut gigi. kalau kita mengidap penyakit diabetes mellitus, luka yang diakibatkan oleh pencabutan gigi pada gusi malah akan memperparah keadaan kalau kita menderita penyakit ini. hal ini dikarenakan pada penderita diabetes mellitus luka tidak akan cepat sembuh seperti keadaan orang normal.
oleh karena itu sangat dianjurkan untuk mengobati penyakit ini dahulu barulah melakukan pencabutan gigi.

saat ini saya akan membahas beberapa obat yang bisa digunakan untuk penyakit diabetes mellitus ini.
Obat - obat anti-diabetik oral yang sekarang banyak digunakan adalah berasal dari kedua golongan berikut.
1. Derivat Sulfonilurea.
2. Derivat Biguanida.

Disamping obat anti-diabeik oral yang banyak digunakan tersebut, dapat digunankan tersebut, dapat digunakan pula satu obat lain yang memiliki khasiat yang lebih tinggi, yaitu hormon insulin yang pernah dibuat selama in iberasal dari sapi, babi, anjing, kuda, domba, dan burung. namun ternyata dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa hormon-hormon insulin tersebut memiliki struktur kimia yang berbeda dengan struktur kimia hormon insulin manusia (hanya hormon insulin sapi, babi, dan burung yang agak mirip dengan insulin manusia). sehingga dengan demikian, hanya hormon insulin sapi dan babi saja yang banyak digunakan untuk terapi. Hormon insulin yang digunakan untuk terapi dibedakan berdasarkan daya kerjanya, sebagai berikut :

1. Insulin dengan masa kerja pendek (2-4 jam), misalnya Regular Insulin dan Actrapid.
2. Insulin dengan masa kerja menengah (6-12 jam), misalnya monotard dan NPH.
3. Insulin dengan masa kerja panjang (18-24 jam), misalnya PZI (protamin Zink Insulin) dan Monotard Ultralente.

pengobatan dengan hormon insulin biasa diberikan kepada pasien muda yang gagal disembuhkan dengan terapi oral, atau pada wanita hamil dan penderita dengan infeksi akut/komplikasi ginjal. Preparat insulin yang sudah banyak beredar pada saat ini, sudah dibuat Human Mono Component, sehingga memiliki toleransi yang lebih tinggi dengan kemungkinan alergi yang legih kecil.
Continue Reading »

Senin, 21 Januari 2008

Antibiotik

Antibiotik adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotik khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotik bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri. Antibiotik berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desifektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Tidak seperti perawatan infeksi sebelumnya, yang menggunakan racun seperti strychnine, antibiotik dijuluki "peluru ajaib": obat yang membidik penyakit tanpa melukai tuannya. Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan Setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotik yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotik oral (yang dimakan) mudah digunakan bila efektif, dan antibiotik intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotik kadangkala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep. Sejarah singkat penemuan antibiotik modern
Penemuan antibiotik terjadi secara 'tidak sengaja' ketika Alexander Fleming, pada tahun 1928, lupa membersihkan sediaan bakteri pada cawan petri dan meninggalkannya di rak cuci sepanjang akhir pekan. Pada hari Senin, ketika cawan petri tersebut akan dibersihkan, ia melihat sebagian kapang telah tumbuh di media dan bagian di sekitar kapang 'bersih' dari bakteri yang sebelumnya memenuhi media. Karena tertarik dengan kenyataan ini, ia melakukan penelitian lebih lanjut terhadap kapang tersebut, yang ternyata adalah Penicillium chrysogenum syn. P. notatum (kapang berwarna biru muda ini mudah ditemukan pada roti yang dibiarkan lembab beberapa hari). Ia lalu mendapat hasil positif dalam pengujian pengaruh ekstrak kapang itu terhadap bakteri koleksinya. Dari ekstrak itu ia diakui menemukan antibiotik alami pertama: penicillin G.
Penemuan efek antibakteri dari Penicillium sebelumnya sudah diketahui oleh peneliti-peneliti dari Institut Pasteur di Perancis pada akhir abad ke-19 namun hasilnya tidak diakui oleh lembaganya sendiri dan tidak dipublikasi. Macam-macam antibiotik
Antibiotik dapat digolongkan berdasarkan sasaran kerja senyawa tersebut dan susunan kimiawinya. Ada enam kelompok antibiotik dilihat dari sasaran kerja (targetnya)(nama contoh diberikan menurut ejaan Inggris karena belum semua nama diindonesiakan atau diragukan pengindonesiaannya):
Inhibitor sintesis dinding sel bakteri, mencakup golongan Penicillin, Polypeptide dan Cephalosporin, misalnya ampicillin, penicillin G;
Inhibitor transkripsi dan replikasi, mencakup golongan Quinolone, misalnya rifampicin, actinomycin D, nalidixic acid;
Inhibitor sintesis protein, mencakup banyak jenis antibiotik, terutama dari golongan Macrolide, Aminoglycoside, dan Tetracycline, misalnya gentamycin, chloramphenicol, kanamycin, streptomycin, tetracycline, oxytetracycline;
Inhibitor fungsi membran sel, misalnya ionomycin, valinomycin;
Inhibitor fungsi sel lainnya, seperti golongan sulfa atau sulfonamida, misalnya oligomycin, tunicamycin; dan
Antimetabolit, misalnya azaserine.
Penggunaan antibiotik
Karena biasanya antibiotik bekerja sangat spesifik pada suatu proses, mutasi yang mungkin terjadi pada bakteri memungkinkan munculnya strain bakteri yang 'kebal' terhadap antibiotik. Itulah sebabnya, pemberian antibiotik biasanya diberikan dalam dosis yang menyebabkan bakteri segera mati dan dalam jangka waktu yang agak panjang agar mutasi tidak terjadi. Penggunaan antibiotik yang 'tanggung' hanya membuka peluang munculnya tipe bakteri yang 'kebal'.
Pemakaian antibiotik di bidang pertanian sebagai antibakteri umumnya terbatas karena dianggap mahal, namun dalam bioteknologi pemakaiannya cukup luas untuk menyeleksi sel-sel yang mengandung gen baru. Praktik penggunaan antibiotik ini dikritik tajam oleh para aktivis lingkungan karena kekhawatiran akan munculnya hama yang tahan antibiotik.

Continue Reading »

Analgesik

Ketika saya sedang surfing di internet untuk membaca berita online, saya tertarik dengan sebuah artikel yang yang dimuat di republika online, artikel ini mengenai analgesik. dimana analgesik sangat dekat dengan ilmu kedokteran apa lagi kedokteran gigi, wah bayangkan kalau tidak ditemukan analgesik sampai sekarang mungkin kita harus menanggung rasa sakit yang sangat hebat apabila kita perlu pengobatan yang memerlukan tindakan bedah atau semacamnya. Nah apakah analgesik itu??

Analgesik adalah golongan obat yang dapat menghilangkan rasa nyeri seperti nyeri kepala, gigi, dan sendi. Obat golongan analgesik umumnya juga mempunyai efek antipiretik, yakni mampu menurunkan suhu tubuh, sehingga biasa disebut obat golongan analgesik-antiperitik, seperti aspirin, parasetamol, dan antalgin.

Analgesik-antiperitik biasanya digunakan untuk mengobati penyakit dengan gejala demam (suhu tubuh meningkat) dan nyeri, seperti influenza dan salesma. Karena mempunyai efek samping yang ringan, obat golongan analgesik-antiperitik dijual bebas di pasaran.

Obat golongan ini mampu menurunkan panas (antiperitik) karena menormalkan pusat pengatur suhu yang terletak di batang otak. Selain itu mampu melebarkan pembuluh darah kulit dan memperbanyak keringat sehingga semakin banyak panas yang dibuang. Selain bekerja di susunan syaraf pusat, analgesik-antiperitik dapat mencegah pembentukan prostaglandin, yakni zat yang menimbulkan rasa nyeri dan panas.

Analgesik-antiperitik terdiri dari empat golongan, yakni salisilat, asetaminofen, piralozon, dan golongan asam (asam-mefenamat). Salisilat di pasaran dikenal sebagai aspirin. Dalam dosis tinggi, aspirin mempunyai khasiat antiradang sehingga sering digunakan untuk mengobati radang sendi (rematik).

Obat ini juga bersifat mengurangi daya ikat sel-sel pembeku darah sehingga penting untuk segera diberikan pada penderita angina (serangan jantung), untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah jantung karena penggumpalan/pembekuan darah. Aspirin dapat menimbulkan nyeri dan perdarahan lambung, karena itu sebaiknya dikonsumsi setelah makan. Dosis yang berlebihan dapat menyebabkan telinga berdenging, tuli, penglihatan kabur, bahkan kematian.

Asetaminofen di pasaran dikenal sebagai parasetamol. Obat ini mempunyai khasiat antiradang yang jauh lebih lemah dari aspirin sehingga tidak bisa digunakan untuk mengobati rematik. Asetaminofen tidak merangsang lambung sehingga dapat digunakan oleh penderita sakit lambung.

Sementara piralozon, antara lain antalgin, neuralgin, dan novalgin, amat manjur sebagai penurun panas dan penghilang rasa nyeri. Piralozon dapat menimbulkan efek berbahaya yakni agranulositosis (berkurangya darah putih), karena itu dilarang dijual bebas di Indonesia.

Continue Reading »

Sabtu, 19 Januari 2008

Efek aspirin pada anak

Aspirin yang dikenal sebagai obat pereda nyeri (analgesik), anti-inflamasi (antiperadangan), dan penurun demam (antipiretik) tidak dianjurkan untuk anak-anak. Obat itu menimbulkan sindrom Reye.

Hal itu dikatakan dokter spesialis anak dari RSCM, dr Hindra Irawan Satari SpA, dan dari Rumah Sakit Sumber Waras, dr Tatang Kustimansamsi SpA, kepada Pembaruan di Jakarta, Rabu (28/8).

Menurut Hindra, para dokter kini tidak meresepkan aspirin (salisilat) untuk menurunkan demam pada anak-anak. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) beberapa waktu lalu merekomendasikan agar aspirin, juga berbagai produk yang mengandung aspirin (asetilsalisilat, asetilsalisilik, asam salisilik), tidak diberikan kepada anak berusia kurang dari 19 tahun.

Aspirin, kata Tatang, bisa merusak fungsi hati (liver) sehingga menimbulkan sindrom Reye. Untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam pada anak-anak, saat ini dianjurkan parasetamol (asetaminofen) karena efek sampingnya rendah dan harganya terjangkau.

"Zaman dahulu, aspirin banyak digunakan dan dianggap sebagai obat yang cukup ampuh, tetapi kemudian dilaporkan kejadian sindrom Reye karena aspirin. Parasetamol saat ini menjadi pilihan utama, namun dosisnya juga harus diperhatikan," kata Hindra.

Sindrom Reye

Tatang menyebutkan, sindrom Reye tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sindrom itu disebabkan oleh aspirin dan berbagai virus, seperti virus influenza, virus cacar air, maupun virus yang menyebabkan diare.

Organ tubuh yang banyak diserang virus adalah liver dan otak dengan gejala demam tinggi, kejang, tidak sadar, dan diare.

Jika ada orang yang demam, kejang, atau diare secara bergantian sehari sampai dua hari, sebaiknya memeriksakan diri ke pusat pelayanan kesehatan untuk memastikan apakah mengidap sindrom Reye atau hanya demam biasa. Itu bisa diketahui melalui pemeriksaan darah dan biopsi liver.

Pemeriksaan darah secara umum dan fungsi hati tidak sulit dilakukan di Indonesia. Tetapi, pemeriksaan kadar amoniak (NH3) sulit dilakukan karena peralatan yang terbatas. Kadar amoniak yang tinggi di dalam darah membuat seseorang kejang. Sedangkan biopsi liver untuk memastikan sindrom Reye dilakukan bekerja sama dengan pihak Singapura.

"Setiap tahun, ada kasus sindrom Reye meskipun kejadiannya tidak tinggi. Sindrom Reye, jika diobati, bisa sembuh total. Tetapi ada yang sembuh, namun karena otak sudah rusak, lalu timbul kecacatan, misalnya sulit bicara. Yang perlu diketahui, tidak setiap cacar atau influenza menimbulkan sindrom Reye," ujarnya.

Parasetamol

Sementara itu, ahli biokimia dari Universitas Nasional, Dr Ernawati Sinaga Apt, menuturkan beberapa obat untuk anak-anak masih mengandung salisilat.

Aspirin bersifat mengencerkan darah sehingga orang yang mengalami masalah pada saluran cerna (maag) tidak dianjurkan meminumnya, kecuali jika dalam bentuk mikrogranulasi. Aspirin dibalut sehingga tidak pecah di lambung dan diserap di usus.

Menurut Sinaga, karena sifatnya mengencerkan darah, aspirin banyak digunakan sebagai obat penyakit jantung koroner dan penyakit rematik.

Demikian juga dengan parasetamol, dipakai untuk terapi rematik. Pemakaian aspirin sebagai obat rematik, ujar Tatang, perlu diawasi. Sedangkan parasetamol tidak dianjurkan bagi orang yang mengalami gangguan fungsi liver.

Selain aspirin dan parasetamol, ibuprofen (obat antiradang bersifat nonsteroid) juga dipakai pada anak-anak untuk menurunkan demam dan pereda nyeri.

Untuk anak-anak, dosis parasetamol berkisar 10-15 miligram/kilogram berat badan. Meminum sekaligus lebih dari sepuluh kali dosis yang dianjurkan bisa meracuni (merusak) hati.

Parasetamol dapat diberikan secara oral, rektal (dubur), dan pre-obat parenteral (melalui pembuluh darah) yang kerap digunakan pascaoperasi.

Jika diberikan secara oral (tablet dan cairan), obat itu diserap cepat di usus halus dengan bioavailabilitas berkisar 85 sampai 98 persen.

Dengan waktu paro tiga sampai empat jam, akumulasi tidak terjadi pada dosis yang dianjurkan.

Oleh karena itu penggunaan aspirin sangat tidak dianjurkan terhadap anak-an

Continue Reading »

ANTIBIOTIK SEBABKAN KELAHIRAN PREMATUR

Para wanita hamil sebaiknya tidak boleh terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan untuk mengobati penyakit atau infeksi yang biasa terjadi di saat kehamilan, karena sebuah penelitian baru menemukan bahwa hal itu bisa menyebabkan peningkatan risiko kelahiran prematur.
Dalam penelitian itu, para wanita hamil yang mengkonsumsi antibiotik metronidazole, untuk mengobati infeksi vagina (asymptomatic vaginal trichomoniasis), ternyata memiliki kemungkinan dua kali lipat untuk melahirkan bayi secara prematur, dibandingkan para wanita yang menerima plasebo.
Para peneliti menemukan bahwa 19% wanita yang menerima obat-obatan itu melahirkan bayi sebelum 37 minggu, sedangkan hanya 11% wanita yang mengkonsumsi plasebo yang melahirkan secara prematur. Sementara kehamilan penuh adalah 40 minggu, namun persalinan mulai dari 38 hingga 42 minggu masih terhitung aman.
"Pengobatan bagi para wanita hamil yang mengidap asymptomatic trichomoniasis meningkatkan risiko kelahiran prematur, ungkap Klebanoff dan rekan-rekan. Oleh karena itu pemeriksaan dan pengobatan atas kondisi ini sebaiknya tidak direkomendasikan bagi para wanita hamil.
Pemeriksaan dan pengobatan infeksi memang dianjurkan selama masa kehamilan. Meski demikian, para peneliti merasa terkejut saat menemukan bahwa meskipun obat-obatan itu bisa menyembuhkan infeksi, namun ternyata masih tetap meningkatkan risiko seorang wanita untuk melahirkan secara prematur. Klebanoff merekomendasikan bahwa para wanita yang didiagnosa mengidap trichomoniasis selama kunjungan pra-persalinan dianjurkan untuk menunda pengobatan hingga saat hampir melahirkan atau seusai persalinan.
Jika gejala-gejalanya semakin bertambah, atau jika wanita merasa tidak nyaman membiarkan penyakitnya begitu saja tanpa diobati, maka pengobatan bisa diberikan asal diawasi secara ketat oleh dokter.
Penelitian ini dipublikasikan di New England Journal of Medicine.

Continue Reading »

Sabtu, 12 Januari 2008

Tanaman Berkhasiat Untuk Kesehatan Gigi

Banyak tanaman yang berkhasiat bagi kesehatan gigi. Rasa yang khas dari dari cengkih misalnya, membuat tanaman ini sering dimanfaatkan. Selain
cengkih, ada sejumlah tanaman lain yang memiliki khasiat serupa.

Cengkih memiliki sifat antiseptica (antikuman), carminativa (peluruh angin), rubefaciencia (memanaskan kulit), antispasmodica (menghilangkan kejang), dan analgesik (pati rasa). Karenanya tanaman ini bisa digunakan
untuk obat sakit gigi. Selain juga bisa untuk nyeri haid, rematik/pegal linu, masuk angin/mual, suara parau (serak), dan selesma.

Demikian pula dengan sirih. Tanaman yang berasal dari India, Sri Lanka, dan Malaysia ini telah dikenal sejak tahun 600 SM. Pada daunnya yang
berbentuk bulat telur melebar, elips melonjong, atau bulat telur melonjong dengan pangkal berbentuk seperti jantung dan ujung meruncing
pendek ini, terkandung minyak atsiri yang dapat menguap. Di antaranya yang terbesar chavicol dan betlephenol. Aroma khas dari daun dan minyak
sirih itu karena kandungan chavicol tadi. Senyawa ini memiliki daya antiseptik yang kuat dan daya bunuh bakterinya bisa sampai lima kali
lipat dari fenol biasa.

Daun berukuran panjang 6-17,5 cm dan lebar 3,5-10 cm ini juga mengandung allylrocatechol, cineole, caryophyllene, menthone, eugenol, dan methyl ether. Bahkan, ia berisikan vitamin C dan alkaloid arakene yang khasiatnya sama dengan kokain.

Beberapa tulisan ilmiah juga menyebutkan, daun sirih mengandung enzim diastase, gula, dan tanin. Namun, daun muda mengandung diastase, gula,
dan minyak atsiri lebih banyak ketimbang yang tua, sedangkan tanin relatif sama.

Senyawa yang membuat daun sirih mampu meredam seriawan memang belum
terlacak. Yang pasti, dalam beberapa buku kuno India dan Yunani, seperti dikutip Darwis S.N., disebutkan daun yang merupakan bahan utama
menginang ini memiliki sifat styptic (menahan perdarahan), vulnerary (menyembuhkan
luka kulit), stomachic (obat saluran pencernaan), menguatkan gigi, dan membersihkan tenggorokan.

Berikut ini beberapa ramuan lain pereda gangguan gigi yang dihimpun dari berbagai sumber:


A. Kunyit

Ramuan 1
Siapkan kunyit satu rimpang dan minyak kayu putih secukupnya. Setelah
kunyit dicuci bersih, lalu kupas. Rendam sebentar dalam minyak kayu
putih, kemudian tempelkan dalam gigi yang berlubang. Lakukan hingga
sakit
mereda.

Ramuan 2
Siapkan kunyit 10 gram, daun dan akar serai masing-masing 50 dan 25 gr,
garam dapur secukupnya. Setelah semua bahan dicuci bersih dan kunyit
dipotong-potong, rebus dengan setengah liter air. Biarkan hingga air
menjadi satu gelas. Minum untuk tiga kali sehari.

Ramuan 3
Siapkan kunyit 10 gram, daun meniran 50 gram, buah pinang setengah biji,
garam dapur secukupnya. Setelah semua bahan kecuali garam dicuci, tumbuk
hingga halus. Jangan lupa garam. Seduh dengan air panas sebanyak satu
gelas, lalu saring. Bila sudah hangat, gunakan untuk kumur. Lakukan tiga
kali sehari.


B. Minyak kelapa

Siapkan minyak kelapa sebanyak satu sendok teh. Rendam sejumput kapas
dalam minyak tersebut, lalu panaskan di atas api selama kurang lebih 2-3
menit. Setelah agak hangat, tempel dengan kapas pada bagian gigi yang
berlubang.


C. Biji Cengkih
Siapkan biji cengkeh sebanyak satu genggam. Setelah disangrai, tumbuk
halus hingga menjadi bubuk. Lalu, taburkan pada gigi yang sakit. Lakukan
hingga sakit mereda.


D. Getah Pohon Kamboja

Siapkan getah pohon kamboja secukupnya, bisa diambil dari tangkai daun.
Teteskan pada gigi yang berlubang atau gusi yang bengkak. Lakukan hati-hati, jangan sampai terkena gigi yang sehat. Harap hati-hati, karena
getah kamboja bisa merusak gigi yang sehat.


E. Biji Asam

Siapkan setengah ons biji asam. Kemudian disangrai (goreng tanpa minyak) sampai hangus. Setelah hangus, tumbuk halus menjadi bubuk. Gosokkan bubuk tersebut pada bagian gigi yang hitam atau kuning. Lakukan hingga terjadi perubahan sesuai keinginan Anda. ***(10/03/'03/ut3)

*S Rahman
Continue Reading »